Javier Pastore Bantah Akan Tinggalkan Paris Saint-Germain

Gelandang Timnas Argentina, Javier Pastore kembali mengungkapkan bantahannya terkait dengan isu hengkang yang belakangan ini terus terdengar di media-media Prancis. Pastore juga menegaskan bahwa dia sama sekali tidak pernah bercerita soal rencana masa depannya dengan rekan setimnya.

Javier Pastore Bantah Akan Tinggalkan Paris Saint-Germain

Sebagaimana diketahui, Javier Pastore adalah salah satu pemain yang sangat diandalkan oleh paris saint-Germain sejak yang bersangkutan didatangkan dari Palermo pada bursa transfer musim panas tahun 2012 silam. Sayangnya, setelah sempat begitu diandalkan oleh klub prancis tersebut, Pastore langsung tersisih begitu dua bintang Eropa, Neymar jr dan Kylian Mbappe didatangkan klub pada musim panas kemarin.

Tak pelak, situasi ini mebuat Pastore terancam kehilangan posisinya di skuat tim Nasional Argentina untuk ajang piala dunia 2018 mendatang. Dia pun mulai diisukan bakal hengkang pada bursa transfer musim panas kemarin, namun pada akhirnya memutuskan untuk bertahan di paris.

Meski demikian, Pastore dipercaya masih berencana meninggalkan Les Parisiens pada kesempatan bursa transfer musim dingin tahun ini. Indikasinya semakin menguat setelah sang pemain Argentina terlambat kembali dari libur pergantian tahun bersama dengan striker Edinson Cavani.

Isu ini pun semakin berkembang, bahkan kabarnya Pastore sudah mulai menjalani negosiasi dengan beberapa peminatnya. Tapi hal tersebut sendiri pada akhirnya dibantah sang pemain, dia juga menegaskan tak pernah bercerita kepada Thiago Silva atau rekan setim lainnya terkait dengan rencana masa depannya.

“Saya tidak pernah bicara dengan Thiago soal masalah saya, atau masa depan saya, Saya tidak pernah menaruh tekanan pada siapa pun – ini bukan gaya saya. Ia tidak tahu tentang masalah saya, apa yang membuat saya telat [kembali].” ucap pemain internasional Argentina ini.

Menurut kabar, Pastore terlambat kembali ke Paris karena istrinya yang sedang hamil mengalami masalah sesaat sebelum mereka kembali ke Eropa dan ia disarankan untuk tidak melakukan penerbangan untuk beberapa hari.

Leave a Reply