Salah: Bangga Bisa Antar Mesir Kembali ke Piala Dunia

Mohamed Salah merasa sangat tidak percaya dengan hasil yang sudah diraihnya bersama timnas Mesir. Dalam pandangan Salah, dirinya sudah bisa mewujudkan salah satu impian terbesarnya semenjak menjalani karir sebagai pemain sepakbola profesional.

Satu impian tersebut adalah aksi Salah yang sukses membawa Mesir kembali ke dalam ajang Piala Dunia. Dipertandingan pamungkasnya, Mesir mampu menang 2-1 atas Kongo dan memastikan diri lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2018 Rusia mendatang.

Salah yang saat ini menjabat sebagai winger andalan Liverpool keluar sebagai sosok pahlawan usai menciptakan dua gol Mesir. Dimana momen spesial itu terjadi pada menit-menit akhir, Salah mencetak gol penalti krusial di menit ke-95 untuk memastikan negaranya menang 2-1 atas Kongo di Alexandria.

Tak hanya dilevel internasional, penampilan apik Salah juga sudah ditunjukan dilevel klub. Dimana Salah sudah mencetak enam gol dan dua assist bagi Liverpool disemua ajang. Adapun kembali dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia zona Afrika, Salah sudah membuat Mesir unggul pada satu jam menit pertandingan digelar.

Akan tetapi keunggulan itu tak bertahan lama usai Kongo menyamakan kedudukan tiga menit sebelum laga bubar, sekaligus membuat kubu tuan rumah mulai kehilangan harapan. Akan tetapi, seakan dewi fortuna sudah berpihak pada Mesir.

Mereka sangat beruntung mendapat hadiah penalti usai pemain Kongo dianggap melakukan pelanggaran didalam kotak terlarang. Alhasil, SAlah berhasil menuntaskan tugasnya sebagai eksekutor dan sukses membawa kembali Mesir berlaga di pentas Piala Dunia usai terakhir kali terjadi pada 1934 dan 1990.

“Saya tak mampu menggambarkan apa yang saya rasakan, saya tidak berbicara banyak, namun saya amat bangga. Hari ini kami mewujudkan impian yang sudah lama kami nantikan. Ini seperti mimpi yang menjadi nyata, baik itu sebagai warga negara, fans maupun sebagai pemain,” ungkap SAlah kepada media.

“Saya puas dan bangga karena saya bisa membuat para fans Mesir larut dalam eforia dengan dua gol ke gawang Kongo.”

“Ketika saya maju sebagai eksekusi penalti, yang ada dalam pikiran saya adalah menendang dan menghasilkan gol. Momen tersulit dalam hidup saya adalah ketika para suporter terdiam setelah Kongo menyamakan kedudukan, namun pada akhirnya kami berhasil dan sukses bagi saya adalah berhasil mewujudkan mimpi masa kecil.” tutup Salah.

Leave a Reply